HOME » HUKUM
HUKUM
Sabtu, 12 Agustus 2017 , 19:25:00 WIB

Senin Lusa, Andi Narogong Duduk Di Meja Hijau

Laporan: Johannes Nainggolan



RMOL. Andi Agustinus alias Andi Narogong, tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP bakal menjalani sidang perdana dengan status terdakwa.

Jaksa dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menjadwalkan persidangan perdana tersebut pada Senin lusa (14/8), di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat.

"Jadi pada tanggal 14 Agustus mulai dilakukan sidang perdana untuk pembacaan dakwaan," ujar Jubir KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (12/8).

Andi yang merupaka pengusaha adalah tersangka ketiga yang dibawa ke meja hijau. Sebelum Andi, ada nama Irman dan Sugiharto. Masing-masing adalah mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri dan mantan Direktur Pengelola Informasi dan Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Keduanya pun sudah divonis bersalah oleh majelis hakim.

Andi yang merupakan rekanan Kemendagri itu diduga bersama-sama dengan Irman dan Sugiharto melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi yang dapat merugikan keuangan negara terkait proyek pengadaan paket e-KTP.

Akibat perbuatannya negara dirugikan hingga Rp 2,3 triliun dari nilai proyek Rp 5,9 triliun.

Andi diduga berperan penting dalam kasus ini sejak penganggaran hingga pengadaan proyek e-KTP. Dalam proses penganggaran, Andi Narogong menggelar pertemuan dengan Irman dan Sugiharto, dan sejumlah politikus di DPR serta pejabat Kemendagri untuk membas anggaran proyek ini.

Sementara dalam proses pengadaan, Andi merupakan kordinator 'Tim Fatmawati' untuk menggarap proyek ini.

"Nanti bisa kita cermati bersama-sama awal proses persidangan ini agar penuntasan kasus KTP elektronik bisa segera dilakukan," tutup Febri. [rus]





BERITA LAINNYA